Gema Syair Wafidin; Pentas Syair Internasional

 Oleh: Muhammad Kamil


Fakultas Bahasa Arab Universitas Al-Azhar Kairo, bekerja sama dengan Dâratu asy-Syi’ri al-‘Araby Fujairah, Uni Emirat Arab, sukses menggelar acara bertemakan “Gema Syair Wâfidîn” pada hari Rabu, 21 Mei 2025. Kesuksesan acara tentu tak lepas dari dedikasi SEMA-FBA Mesir yang dipercaya menjadi penyelenggara acara tersebut. Acara tersebut bertempat di gedung kuliah banîn dan dimulai pada pukul 05.00 WLK. Acara ini dihadiri oleh Duktur Ala Janib selaku dekan fakultas, Syaikh Muhammad bin Hamad ays-Syarqi sebagai Putra Mahkota Fujairah, Sulaimah Abdullah al-Mazrouei selaku Direktur Dâratu asy-Syi’ri al-‘Araby Fujairah, Abdul Muta’ali selaku Atdikbud KBRI Kairo.


 Acara dipimpin langsung oleh Duktur Gaziri selaku ketua pelaksana. Acara dibuka dengan lagu kebangsaan dari dua negara, Mesir dan UEA. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Duktur Ala Janib dan Sulaimah Abdullah al-Mazrouei. Setelah sesi sambutan, Duktur Gaziri mempersilakan satu persatu kepada empat orang mahasiswa asing untuk membacakan karya syair mereka. Penampil pertama adalah Abdurrahman Ibrahim dari Nigeria dengan judul Nabau al-Gharîb.


Adapun penampil kedua adalah Muhammad Arsyil Azim dari Indonesia. Ia membawakan dua judul kasidah miliknya, yaitu al-Athfâl min Ardhi al-Aqsha dan Humâ Shâhibayya dengan syahdu dan emosional. Selanjutnya, penampil ketiga adalah Sa’idah Abdul Aziz dari Nigeria dengan dua kasidah tentang pujian kepada Nabi Muhammad dan Bahasa Arab. Kemudian, penampil terakhir adalah mahasiswi Palestina yang bernama Nur Nasyat yang membawakan kasidah-kasidah Ahmad Syauqi tentang al-Azhar dengan sangat lugas.


Setelah sesi penampilan, acara  dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada empat orang penampil oleh Syaikh Muhammad bin Hamad ays-Syarqi. Penyerahan tersebut didampingi langsung oleh Duktur Ala’ Janib. Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus menjadi penutup dari rangkaian acara “Gema Syair wafidîn” pada kali ini. Para peserta pun diberikan kesempatan untuk berswafoto sebelum akhirnya Gedung ditutup kembali.


Dalam sesi wawancara, Abdurrahman Ibrahim, salah satu penampil, menyampaikan bahwa syair adalah ungkapan dengan ketulusan hati yang dibingkai dengan indah. Ia juga menyebutkan adanya kerancuan di beberapa orang yang beranggapan bahwa syair hanyalah aturan ‘Arudh. Menurutnya, syair tidak lain adalah ungkapan hati yang tulus, ia bukanlah mukjizat sehingga semua orang mampu bersyair.


Duktur ‘Ala Janib dalam sesi wawancara menuturkan bahwa alasan diadakannya acara ini berawal dari kerjasama antara fakultas dengan Dâratu asy-Syi’ri al-‘Araby di Fujairah dalam penyelenggaraan acara kebudayaan. Diadakannya acara ini juga sebagai bentuk perhatian kepada para mahasiswa asing dengan memberikan mereka wadah untuk menampilkan karya mereka. Beliau berharap acara seperti ini tidak menjadi even tahunan, melainkan lebih banyak lagi dalam kurun setahun.


Mengenai penyair non-Arab, beliau menegaskan bahwa sekalipun bukan penutur asli bahasa Arab, asalkan memiliki rasa cinta pada syair, seseorang dapat menjadi penyair yang hebat. Kepada ‘Ajam, Dr. ‘Alaa Ganib memberikan saran-saran seperti banyak-banyak membaca syair-syair Arab dari berbagai sumber, baik dari majalah, koran atau diwan, serta membiasakan telinga dalam mendengar syair. Dengan demikian, beliau percaya bahwa semua mahasiswa asing memiliki potensi untuk mahir dalam bersyair meski sulit pada awalnya. Selain itu,  beliau tak lupa memberikan nasehat  kepada mahasiswa asing agar lebih memerhatikan pelafalan huruf sesuai sifat dan makhrajnya sebagaimana dalam membaca al-Quran.


            Terakhir, Duktur Gaziri turut menyampaikan bahwa kedepannya Fakultas Bahasa Arab akan terus menyelenggarakan kegiatan yang dapat menunjang kemampuan bahasa dan wawasan para mahasiswa. Bahkan lebih luas, tidak terbatas pada mahasiswa Fakultas Bahasa Arab saja. Tak lupa beliau beserta Dekan Fakultas mengapresiasi kinerja panitia dari SEMA-FBA Mesir yang telah menyukseskan acara tersebut. “Harapannya, SEMA-FBA Mesir dapat terus menjaga kepercayaan pihak kampus terhadap mahasiswa Indonesia.” Ujar Rizki Sugiri selaku ketua SEMA-FBA Mesir.


1 تعليقات

إرسال تعليق

Post a Comment

أحدث أقدم