Reporter: Farhan Zainul Fikri
Fanmaqal.blogspot.com,
KAIRO. Rabu, (26/02) Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa Arab Mesir adakan
kegiatan Rihlah Adabiyyah ke museum sekaligus rumah penyair legendaris
Mesir, Taha Husein, Giza. Rihlah ini dipandu oleh Pimpinan Redaksi Fanmaqal,
Achmad Ibnu Ibad dan dua pemandu dari pihak museum. Kegiatan dihadiri 31 pendaftar
dari mahasiswa al-Azhar, baik dari fakultas bahasa Arab maupun lainnya. Berbeda
dari tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kegiatan diselenggarakan dua bulan
sekali bergantian dengan Rihlah Tarikhiyyah.
Kegiatan
dimulai dengan kumpul bersama di Stasiun Metro, Ramsis, pukul 09.00 WLK. Sesampainya
di destinasi, pemandu dari SEMA FBA Mesir menceritakan biografi singkat dari
Taha Husein, mulai dari ia belia hingga menjadi penyair terkemuka. Setelah
dibuka dengan informasi seputar penyair, kegiatan dilanjut dengan menelusuri
rumah beliau yang dipandu langsung oleh dua orang pemandu dari pihak museum. Di
dalam ruangan, para pemandu menerangkan perihal aktivitas serta
peninggalan-peninggalan dari penyair.
Dari
penjelasan salah satu pemandu, bahwasanya Taha Husein saat berada di rumah
kerap mendengar lantunan ayat suci al-Quran dan segala aktivitas didampingi secara
langsung oleh istrinya, Suzanne. Saat hendak menuliskan karyanya, penyair
dibantu oleh sekretaris pribadinya. Hal tersebut dikarenakan beliau mengidap
kebutaan sejak kecil sebagaimana yang sudah dijelaskan dalam biografinya. Berikutnya,
pemandu menjelaskan mengenai karya-karya dan perhargaan yang telah
didedikasikannya dalam dinamika kesusastraan Arab di Mesir. Diskusi antara
pemandu dengan para peserta berjalan dengan interaktif sepanjang kegiatan.
Setelah
mengunjungi semua ruangan, kegiatan pun berakhir pada pukul 12.00 WLK. Antusias
para peserta dan pengurus SEMA FBA Mesir dalam kegiatan menjadikan rihlah ini
berjalan dengan lancar. “Acaranya lancar dan kami juga dapat banyak wawasan baru mengenai Dr. Taha Husein
secara khusus”. Ucap Ketua 1 SEMA FBA Mesir, Arya Rerung Pratama. Harapannya
para peserta yang telah ikut serta dalam kegiatan Rihlah Adabiyyah dapat
terus menambah wawasan baru seputar sastrawan Arab.


إرسال تعليق